tag

Jumat, 11 Februari 2011

Pekan Kreasi Seni Budaya Siswa Menjawab Tantangan pendidikan Seni

Manusia diciptakan dengan berbagai keindahan oleh Yang Maha Kuasa . Dengan sendirinya kita sebagai makhluk pilihan mampu mereduksi kemampuan intuisi dan kemampuan logis yang telah menjadi kodrat manusia sekaligus kodrat menyenangi sesuatu yang indah

Kepala Sekolah mengunjungi Salah satu stan pekan Kreasi
Kemampuan intuisi dan logis itu memunculkan Kreativitas manusia yang melahirkan budaya dan yang bermuara pada seni , sesuatu yang indah ,baik itu seni cipta, karsa dan ,rasa yang diciptakan atau dikreasikan oleh tangan terampil manusia.

Membicarakan bentuk dan pertumbuhan seni, bukanlah hal yang mudah, karena salah satu penyebabnya adalah Negara kita ,Indonesia , terdiri atas berbagai ragam budaya yang sering didendangkan dengan istilah negara ,multietnis yang dengan sendirinya akan melahirkan berbagai ragam bentuk dan jenis seni, dan ditambah dengan pengaruh pada zaman sekarang , budaya mulai bergeser dari kebudayaan local ke kebudayaan global, maka semua yang berhubungan dengan budaya pun ikut terimbas termasuk seni yang nota bene adalah produk budaya itu sendiri.

Rabu, 22 Desember 2010

Bupati Subang " Kang Eep Tea " berkunjung ke Smansapatokbeusi

Bupati Subang, dengan berpakaian kaos oblong merah, berikat kepala lengkap dengan pakaian ala ki sunda , ciri khas Bupati Subang "Kang Eep"  beberapa tahun silam, dengan  tanpa pengawalan tanpa ajudan berjalan kaki dari Kecamatan Patokbeusi berkunjung ke Smansapatokbeusi.

"Assalamu alaikum" Bupati Subang  memberi salam kepada para guru yang sedang bercengkrama di ruang  Tata Usaha.Sontak dijawab "waalaikum Salam Warohmatullahi Wabarokatuh" jawab para guru waktu itu, sambil terperanjat dengan kehadiran bapak Bupati Subang yang datang tanpa pengawalan dan tanpa pemberitahuan  dengan pakaian ala ki Sunda nya..

Sidak "Kang Eep" Bupati Subang ke Smansapatokbeusi
Dibenak guru bertanya-tanya! ada apa gerangan? Orang nomor satu ( 1 )  Kabupaten Subang "tak ada angin tak ada hujan" datang berkunjung ke Smansapatokbeusi yang sekolahnya masih baru didiirikan dan masih dilaksanakan dua ship pagi dan sore, karena siswanya  banyak sedangkan kelasnya masih kurang.

Sabtu, 11 Desember 2010

Qurban Wahana Latihan Kepedulian Siswa

Qurban atau  Kata kurban atau korban, berasal dari bahasa Arab qurban, diambil dari kata : qaruba (fi'il madhi) - yaqrabu (fi'il mudhari') – qurban wa qurbaanan mashdar).Artinya, mendekati atau menghampiri (Matdawam, 1984).

Menurut istilah, qurban adalah  binatang  yang disembelih dengan tujuan ibadah kepada Allah pada Hari Raya Haji dan tiga hari kemudian (11 sampai 13 )(Sulaiman Rasyid,2004),sedangkan menurut Anis Ibrahim adalah segala sesuatu yang digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah baik berupa hewan sembelihan maupun yang lainnya (Ibrahim Anis et.al, 1972).

Domba qurban hasil patungan siswa

Dalam bahasa Arab, hewan kurban disebut juga dengan istilah udh-hiyah atau adh-dhahiyah , dengan bentuk jamaknya al adhaahi. Kata ini diambil dari kata dhuha, yaitu waktu matahari mulai tegak yang disyariatkan untuk melakukan penyembelihan kurban, yakni kira-kira pukul 07.00 – 10.00 (Ash Shan'ani, Subulus Salam IV/89).

Minggu, 28 November 2010

Pembinaan Aparatur Smansapatokbeusi Menuju Era Pelayanan Prima

Dalam rangka melaksanakan Undang-Undang nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan Publik terutama dalam melaksanakan evaluasi kinerja pelayanan publik serta dalam upaya mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik,maka dipandang perlu mengadakan pembinaan secara berkelanjutan dan berkesinambungan sehingga melahirkan pelayanan publik yang prima  yaitu pelayanan yang cepat, tepat, murah, aman,berkeadilan, dan akuntabel.

Pak Camat didampingi Kep Sek, Ka Kua, dan moderator 
Undang-Undang nomor 25 tahun 2009 inilah  yang menjadi  inspirasi  yang melatarbelakangi  sekaligus landasan hukum sebagai dasar pijakan  pengadaan pembinaan  aparatur smansapatokbeusi  yang menghadirkan Pak Camat Patokbeusi sebagai pemateri.

Jumat, 26 November 2010

Refreshing Via Photo & Nostalgia alumni Smansapatokbeusi

Refreshing ,terbayang dalam benak kita  adalah satu kegiatan yang sangat dinantikan semua orang terutama bagi mereka yang terlalu sibuk dalam aktivitas sehari-hari sebagai ajang pelepas lelah dan mengurai keruetan pikiran sehabis bekerja selama seminggu.
Refreshing ke Jatiluhur

Tak luput pula, siswa smansapatokbeusi yang telah berpenat pikiran sehabis memeras otak untuk belajar dan belajar demi mencapai tujuan akhir lulus dengan nilai terbaik,mencari solusi untuk mendinginkan pikiran, mengurai rasa penat , mengusir lelah dengan berekreasi ke jatiluhur Purwakarta.

Jatuluhur yang dipilih karena terkenal dengan keindahan alamnya , hamparan air yang dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin pembangkit listrik dan sekaligus dimanfaatkan
group Olahraga IPA ni ye
 untuk pengairan irigasi yang memancarkan ion-ion negatif yang sangat diperlukan bagi kita sebagai penyeimbang ion positif yang telah terlalu banyak  dalam tubuh kita,itu kata pakar ion positif dan negatif.